Group's posts with tag: uefa champions
 Liga Champions
Kamis, 1 Mei 2008 - 05:27 wib Bagus Wijanarko - Okezone
LONDON - Kekalahan Liverpool dari Chelsea sangat memukul Rafael Benitez. Menurutnya timnya hampir saja bisa memaksakkan drama adu penalti ketika Ryan Babel mencetak gol untuk membuat kedudukan 3-2.
Liverpool harus menerima kekalhan 2-3 dari Chelsea pada babak semifinal Liga Champions leg 2.
"Saya pikir kami sangat dekat untuk mendapatkan kemenangan. Kami bermain bagus terutama pada babak kedua. Kami mempunyai dua peluang emas setelah mencetak gol pertama," tegas Rafa, seperti dilansir Goal, Kamis (1/5/2008).
Pada pertandingan itu Rafa sempat memutuskan untuk menggantikan Fernando Torres dengan Ryan Babel. Pelatih Spanyol itu tidak ingin memaksakkan El Nino yang menurutnya telah dibekap cedera hamstring.
"Torres mempunyai masalah pada hamstringnya," tutupnya. (bgs) 
Roberto Carlos, siap melumat Chelsea
[Selasa, 08 April 2008 02:24, BIANGBOLA] Setelah mengetahui tipikal permainan Chelsea di pertemuan pertama pada pekan lalu, pelatih Fenerbahce asal Brasil, Zico, mengaku siap menuntaskan pekerjaannya itu demi tiket ke semi-final Liga Champions. Juara bertahan Liga Turki itu memetik kemenangan tipis 2-1 di pertemuan pertama pekan lalu, oleh karena itu hal ini sedikit memudahkan kinerja Zico untuk bermain defensif di Stamford Bridge. Namun demikian mantan pemain Brasil yang dikenal pada era 1970-1980 itu mengaku tidak ingin mempertunjukkan permainan yang menjemukan dan ia lebih mengedepankan serangan ketimbang bertahan. "Kami selalu bermain seperti apa yang telah kami tunjukan sebelumnya. Gaya permainan kami adalah menyerang dan selalu tampil atraktif," tutur Zico. "Setiap menit pada pertandingan itu nantinya akan jauh lebih penting. Di Sevilla, kami sempat tertinggal 2-0, namun dapat mengejar ketertinggalan. "Dalam partai sepenting itu, tentu anda tidak menginginkan tim andalan anda tergelincir dan berharap dapat mengambil keuntungan dari penampilan terbaik." Meski demikian tim asuhannya itu bukan tanpa permasalahan, hal ini terlihat setelah Zico masih menunggu kondisi kebugaran dari bek kiri berpengalaman, Roberto Carlos, apakah ia dapat segera memulihkan diri dari cedera tulang kering. (Win/AFP)
 [Senin, 07 April 2008 23:25, BIANGBOLA] Meski dalam beberapa pekan terakhir mengalami penurunan performa, pelatih Arsenal Arsene Wenger tetap menyuarakan hasil positif dengan meyakini kalau tim asuhannya itu dapat meraih gelar ganda di musim ini, yaitu dari pentas Liga Premier dan Liga Champions. Saat ini The Gunners terpaut enam poin dari urutan teratas di Liga Premier dengan menyisakan lima laga lagi di musim ini. Belum lagi mereka harus bertandang ke markas Liverpool di ajang perempat-final Liga Champions pada Selasa esok, dimana pada pertemuan pertama berkesudahan 1-1. Ironisnya Arsenal hanya meraih dua kemenangan dari 11 pertandingan terakhirnya, namun hasil imbang 2-2 Manchester United atas Middlesbrough pada akhir pekan kemarin membuat Wenger tetap menatap hasil positif hingga akhir musim nanti. "Saya yakin tim kami masih dapat merengkuh gelar juara di kancah domestik," harap Wenger. "Hasil imbang yang diraih oleh Manchester United pada akhir pekan kemarin benar-benar membantu kami, karena apabila mereka menang, maka kesulitan benar-benar kami hadapi nantinya. "Saya juga meyakini kalau tim ini dapat merengkuh Liga Champions. Saya tidak akan berpikir demikian apabila tidak meyakininya." Wenger meminta tim asuhannya tampil lebih menggigit saat menghadapi Liverpool di Anfield pada pekan ini, seperti layaknya ketika Arsenal menghajar AC Milan 2-0 di San Siro. "Kini kami tengah dihadapkan pada permasalahan yang sama saat menghadapi Milan," tukasnya. "Saya percaya kami dapat melanjutkan perjalanan kami ke semi-final." (Win/Reuters) Semoga TIM KESAYANGAN KITA sanggup memenangkan pertandingan nanti malam
 GETTY IMAGES/Ryan PierseArsene Wenger geregetan menyaksikan partai Arsenal lawan Liverpool di perempat final Liga Champions. KAMIS, 3 APRIL 2008 | 04:24 WIB LONDON, KAMIS - Hasil seri yang terjadi saat Arsenal menjamu Liverpool dalam partai pertama babak perempat final Liga Champions, Rabu )2/4) atau Kamis dini hari WIB, membuat kubu The Gunners benar-benar terpukul. Keuntungan sebagai tuan rumah gagal dimanfaatkan. Dengan hasil itu, tugas Arsenal lebih berat pada pertandingan kedua di kandang Liverpool pekan depan. Arsenal harus memenangkan pertandingan jika ingin lolos ke semifinal. Sebaliknya, jika Liverpool mampu menahan 0-0 saja akan lolos ke babak berikutnya. Sebab itu, pelatih ARsenal Arsene Wenger sangat kecewa dengan hasil tersebut. Dia merasa timnya sudah menampilkan permainan terbaik, tapi tidak menghasilkan kemenangan seperti yang diharapkan. "Saya merasa tidak mendapat bayaran setimpal dari permainan bagus yang telah kami pertunjukkan. Mengakhiri pertandingan di kandang dengan hasil seri 1-1 benar-benar sangat mengecewakan," sesal Wenger. Meski frustrasi dengan hasil yang diraih, Wenger masih bisa berbangga diri karena para pemainnya menunjukkan semangat tinggi dan mampu memainkan sepakbola yang baik. Dengan permainan seperti itu, dia berharap Arsenal akan meraih hasil positif di pertemuan kedua. "Penampilan yang kami tunjukkan sesuai dengan apa yang kami inginkan. Sebenarnya, kami punya banyak peluang untuk memenangkan pertandingan. Sebaliknya, Liverpool hanya mampu membuat sedikit peluang. Apalagi di babak kedua, permainan hanya terjadi di wilayah Liverpool," jelasnya. Di sisi lain, Wenger juga agak menyesalkan kepemimpinan wasit. Saat Aleksandr Hleb dijatuhkan oleh Dirk Kuyt di kotak penalti Liverpool, katanya, wasit seharusnya meniup peluitnya. Sebab, itu merupakan penalti. "Menurut saya insiden itu harusnya menghasilkan hadiah penalti kepada kami. Sulit menerima kenyataan tersebut," sesalnya lagi. Namun, Dirk Kuyt membantah telah melakukan pelanggaran kepada Hleb. Menurutnya, Hleb jatuh karena kesalahannya sendiri, bukan karena ada upaya darinya untuk menjatuhkannya. "Aku tak menarik kausnya atau melakukan aksi pelanggaran lain. Kami sangat dekat, tapi insiden tersebut bukan penalti," terangnya. Lepas dari itu, Kuyt merasa bahagia mampu mencetak gol penyama kedudukan. Dia sudah membuat gol penting dalam dua pertandingan Liga Champions terakhir bersama Liverpool. Sebelumnya, dia juga mencetak gol kala melawan Inter Milan. "Gol tandangan bermakna krusial bagi kami," kata pelatih Liverpool, Rafael Benitez. (AP) HPR

Arsenal 1
Adebayor 24
Liverpool Liverpool 1
Kuyt 26
By Richard Clarke
The similarities are stark.
Arsenal go into the first leg of a Champions League tie at Emirates Stadium facing a cagey side whose recent European record far outstrips their domestic one.
On February 20, it was Milan. Tonight, it is Liverpool.
And Arsène Wenger believes that, on their day, his side can defeat them both.
And anyone else for that matter.
"On the day, it's about producing a good performance," said the Frenchman at his pre-match press conference. "If we do — and I'm convinced we will — we can beat Liverpool, Milan, everybody in the world.
"I believe in my team. Is it better than that or less good? Well I'll let you judge. But I believe in the way we play the game and in our quality.”
They are bold statements but then, if Saturday's amazing comeback at Bolton is anything to go by, Arsenal can just about do anything at the moment.
And late on February 20, most people thought Wenger's men were out of the Champions League after being held to a goalless draw with holders Milan. But they won the second leg 2-0 and, in doing so, became the first English team to win at the San Siro.
Rafa Benitez' side are every bit as canny as Carlo Ancelotti's. And, a little like Milan's Kaka, they possess a young gazelle of a striker who is as graceful as he is deadly.
"Fernando Torres has done extremely well," admitted Wenger. "Even in Spain, he didn't score as many goals as he does now. It must be his record. We know we have to keep him quiet in a game like this."
Alex Hleb got 'a kick' at Bolton but should recover in time. It transpires that Gilberto missed the weekend game with a groin problem however he is OK as well. Therefore, once again, Wenger's only absentees are Tomas Rosicky (hamstring), Bacary Sagna (ankle) and Eduardo (broken leg). Abou Diaby is available. His suspension for being sent off at the Reebok Stadium only counts in domestic football.
At this point in the season, Wenger argues that his squad is in a relatively strong position.
"What you want is to go into these games with at least 90 per cent of your team," said the 58-year-old. "At the moment, that's possible. We miss a few important players, but not too many. Sometimes in March or April you go into games like this with half of your team out. At the moment, we're quite lucky.
"So, now, my input is to make sure the team plays in good tactical and mental conditions. So they can go into this game with the right belief.
"I will try to get a good balance because Liverpool are good in the air and on the counter-attack down the flanks. Steven Gerrard can hit long balls when they win the ball back, especially to Ryan Babel. They showed that on Sunday against Everton. So it's important we're also strong on the flanks because basically Torres is dangerous when he gets those crosses into him."
There is a distinct possibility that, if Arsenal do make it to Moscow on May 21, all their opponents from now on will be domestic ones - and ones they have beaten this season and/or last.
If the manager is preaching a gospel of persistence in a Premier League title race where his side are now outsiders, it is no surprise to hear him urge fearlessness from now on in Europe.
“Let's make it happen this year," Wenger concluded. "Why should we already be thinking about next year? We're in it now and we want to go for it. It is a cup competition for the whole of Europe.
"I want them to play without any restrictions and with the belief that we are a great side. We can achieve it and we have no fear."
It is certainly a night when bravery will count for a lot.

 MANCHESTER - Dahsyatnya kekuatan muda Arsenal yang membungkam juara bertahan AC Milan 2-0, pada laga 16 besar Liga Champions, tidak membuat Manchester United gentar. United secara terang-terangan sangat berharap bisa bertemu rivalnya tersebut di babak perempat final.
Seperti diungkapkan bek sayap asal Prancis Patrice Evra, dirinya sangat gembira apabila hasil drawing nanti, timnya harus bersua Cesc Fabregas dkk. Evra menilai United� akan lebih mudah melaju ke babak selanjutnya bila bertemu tim sesama Inggris.
Tim Inggris yang dimaksud Evra tentu saja The Gunners. Pasalnya, Evra menilai lebih sulit melawan Chelsea atau Liverpool di babak perempat final atau semifinal nanti, kendati peluang bertemu dua tim itu juga cukup besar.
"Arsenal memang tim yang kuat, tapi saya senang bila dipertemukan kembali dengan mereka. Kami bermain imbang 2-2 di pertemuan pertama Premier League. Beberapa pekan lalu, kami juga bisa menang 4-0. Peluang lolos terbuka lebar, jika melawan mereka," jelas Patrice Evra seperti dilansir skysports, Kamis (13/3/2008).
"Pembicaraan ini bukan berarti saya menganggap remeh The Gunners. Kemungkinan bertemu tujuh tim besar lainnya sangat terbuka lebar. Barcelona, Liverpool dan Chelsea adalah tim favorit juara. Kalau bisa, saya berharap jangan bertemu mereka di perempat final," lanjut Evra.
Sementara itu, rekan setim Evra, Cristiano Ronaldo, lebih suka menghindari tim Inggris pada laga perempat final yang digelar bulan depan. "Saya tidak ingin bertemu Chelsea, Liverpool dan Arsenal di perempat final. Akan lebih menarik jika kami bertarung di semifinal atau final," tutur Ronaldo.
Alasan Ronaldo sederhana. Winger asal Portugal ini ingin melihat jika empat wakil Inggris bisa saling bunuh di semifinal dan final, bukan di babak delapan besar.
"Lebih menarik jika melihat empat tim Inggris lolos ke semifinal. Ini membuktikan jika kompetisi Premier League lebih baik dibanding, kompetisi lainnya," tutup Ronaldo. (zwr) 
| Start: | Feb 21, '08 2:30p | | Location: | Emirates Stadium |
Uefa Champions ‘ARSENAL VS AC MILAN’ (RCTI Live) Ya. Allah. Semoga Arsenal Menang....
|
|